What’s On?

Pulau Tidung adalah salah satu Pulau di Kepulauan Seribu. Pulau ini terdiri dari dua wilayah, yaitu Tidung Besar dan Tidung Kecil, yang dihubungkan dengan sebuah jembatan. Pulau Tidung Kecil tidak dihuni oleh penduduk, sehingga bentuknya masih berupa hutan. Jumlah penduduk di Pulau Tidung cukup banyak, yakni sekitar 4.250 orang penduduk, dengan mayoritas penduduk beragama Islam.

Lebar Pulau Tidung hanya sekitar 200 meter, namun panjangnya mencapai kurang lebih 5.000 meter. Pantai – pantai yang mengelilingi Pulau Tidung memiliki pasir putih. Ikan – ikan kecil dapat dijumpai di pantai sekitar Pulau Tidung karena air lautnya yang masih jernih. Pantai yang mengelilingi Pulau Tidung tidak memiliki ombak yang besar karena gugusan terumbu karang di laut menahan laju ombak. Jadi, cukup aman untuk berenang dan bermain air. Pengunjung juga dapat menikmati indahnya pemandangan di sekitar Pulau Tidung dengan bersepeda santai.

Beberapa fasilitas dan pelayanan umum yang sudah tersedia di Pulau Tidung ialah: kantor polisi, kelurahan, sekolah setingkat SMU, serta Balai Penelitian Kelautan dari Dinas Kelautan. Selain itu, di sekitar perumahan, banyak ditemukan warung – warung yang menjual aneka macam makanan dan souvenir yang dikelola sendiri oleh penduduk. Penduduk di Pulau Tidung terkenal ramah dan suka membantu.

Selain snorkeling, diving, dan aktivitas air lain yang ditawarkan kepada pengunjung, salah satu spot yang selalu ramai dikunjungi pengunjung ialah Jembatan Cinta yang menghubungkan kedua pulau di Pulau Tidung. Selain menikmati indahnya sunrise dan sunset di jembatan cinta, para pengunjung juga dapat melakukan loncat indah atau sekedar uji nyali dengan melompat dari atas jembatan ke laut yang tidak terlalu dalam.

Diadaptasi dengan perubahan seperlunya dari Wikipedia

Tidung Island is one of the islands in the Thousand Islands. This island consists of two regions, named ‘Tidung Besar’ and ‘Tidung Kecil’, which is connected by a bridge. There is no one living in ‘Tidung Kecil’, so ‘Tidung Kecil’ still looks natural and be one of the favorite tourism spot. There are 4.250 people live in Tidung Island, majority of them are Moslem.

The width of Tidung Island is 200 meters and the length is approximately 5.000 meters. The beaches surrounded Tidung Island has a white beautiful sand. We can see  small fish swimming around the beach because the sea water is still clean. The beach surrounded Tidung Island has no big waves that enable us to swim. Tourists are also able to enjoy beautiful scenery of Tidung Island by biking.

Some social facilites and services have been settled in Tidung Island are: police office, village office, school, and Ocean Research Center by Marine Department. Besides, we can also find some stalls offering snacks, foods, drinks, and souvenirs. People lived in Tidung Island are known as friendly.

Beside snorkeling, diving, and other water sports and activities, one favorite spot is ‘Jembatan Cinta‘ (Love Bridge) which connects two regions of Tidung Island. In ‘Jembatan Cinta’, we can enjoy the beautiful and exotic view of sunrise and sunset, and we also can jump from the bridge to the sea, testing your bravery and nerves.

Adapted with changes from Wikipedia (2010).